Jumat, 10 Juli 2020 04:45 WIB

Jakarta

Gubernur Anies: Pengguna Kendaraan Umum Meningkat

Redaktur: eko satiya hushada

SUKSES - Gubernur Anies Baswedan

Kopisusu.id – Program prioritas Pemprov DKI Jakarta untuk menekan tingkat penggunaan kendraaan pribadi mulai membuahkan hasil.  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, jumlah pengguna kendaraan umum terus meningkat disbanding tahun-tahun sebelumnya.

"Di tahun 2016, penumpang kendaraan umum kita 338 ribu. Sekarang rata-rata 700 ribu penumpang meningkat 2 kali lipat dalam waktu dua tahun," kata Gubernur Anies di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Bahkan, tambah Anies, tiga hari yang lalu, TransJakarta mencapai puncaknya, yakni menembus angka 980 ribu penumpang perhari. “Persis angka target di sini, 980 ribu penumpang per hari,” ujarnya sumringah.

Disebutkan, Jakarta merupakan kota yang padat lalu lintasnya. Untuk itu, perlu ada terobosan-terobosan untuk mengatur lalu lintas dan membuat masyarakat berminat menaiki angkutan umum ketimbang kendaraan pribadi. Karena saat ini di Jakarta masih banyak yang menggunakan kendaraan pribadinya.

"Jumlah kendaraan bermotor di Jakarta itu amat banyak. Di tahun 1999, jadi 20 tahun lalu, pengguna kendaraan pribadi itu 49 persen penduduk. Pengguna kendaraan umum 51 persen. Kira-kira 50:50 separuh penduduk menggunakan kendaraan umum, separuh menggunakan kendaraan pribadi," kata Anies.

Saat ini, menurut dia, warga yang menggunakan kendaraan umum hanya 23 persen. Sementara 77 persen dari warga menggunakan kendaraan pribadi. Angka yang tidak menarik.  Masih ada masyarakat yang disebutnya tidak tertarik menaiki angkutan umun karena fasilitas dari angkutan umum itu sendiri. Atas dasar itulah, Anies menyatakan pihaknya akan memperbaiki angkutan umum di Jakarta, termasuk menyediakan jalur-jalur khusus untuk angkutan umum itu sendiri.

"Ketika publik pindah dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum, angkot pindah ke TransJakarta tapi TransJakarta-nya tidak bisa bergerak dengan lancar, maka orang berpikir buat apa saya naik kendaraan umum kalau kecepatannya sama dengan naik kendaraan pribadi," tuturnya.

Anies pun memuji terobosan dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya yang terus melebarkan program tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (E-TLE). Kali ini, Polda Metro Jaya mulai menyasar pelanggar yang menggunakan sepeda motor. Kolaborasi program ini dengan rute-rute TransJ disebut akan meningkatkan jumlah penumpang angkutan umum.

"Karena itu, adanya kolaborasi E-TLE di rute-rute TransJakarta berdampak amat positif pada peningkatan jumlah penumpang kendaraan umum," pungkas Anies. (esa)

 

 

 

gubernur-anies-baswedandki-jakartakendaraan-umumtransjakarta

Baca Juga

Berita Lainnya