Minggu, 16 Agustus 2020 03:11 WIB

Nusantara

Bunda Vita Berpeluang Berpasangan dengan Darlis, Andi Harun: Januari Kita Umumkan

Redaktur:

SERASI - Bunda Vita bakal disandingkan dengan Darlis (kanan)? Andi Harun (tengah) memberi sinyal itu.

Kopisusu.id – Langkah Dr Novita Ikasari, bakal calon bupati Kutai Kartanegara semakin mantap saja. Selain bakal diusung tiga partai, yakni Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dua partai lainnya dikabarkan siap mencalonkannya. Kedua partai dimaksud yakni Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Tak hanya itu, Bunda Vita –panggilan Novita Ikasari- disebut-sebut akan berpasangan dengan Darlis Pattalongi, ketua DPW PAN Kaltim.

Sinyal berpasangannya Bunda Vita dengan Darlis tersebut disampaikan Ketua DPD Partai Gerindra Kaltim Andi Harun. “Yang penting bangun terus komunikasi Bunda Vita dengan Pak Darlis, kerja terus untuk meningkatkan elektablitas. Tidak menutup kemungkinan bisa dipasangkan. Januari kita umumkan,” kata Andi Harun kepada kopisusu.id baru-baru ini.

Dikatakan, setelah tahapan penyampaian visi-misi para bacabup dan bacawabup Kukar, Partai Gerindra selanjutnya menyampaikan nama calon yang dinilai berpeluang untuk memenangkan Pilkada Kukar 2020 mendatang, ke DPP untuk kemudian menentukan siapa figur yang akan diusung.

Yang pasti, kata Andi Harun, Gerindra sudah sepakat dengan partai lain untuk berkoalisi di Pilkada Kukar 2020. Ini dilakukan mengingat kursi Gerindra di DPRD Kukar hanya 7 kursi. Sementara diperlukan 9 kursi untuk bisa mengusung calon.

“Kami belajar dari pengalaman, bahwa koalisi partai itu harus disiapkan di depan. Baru kemudian siapkan pasangan calon yang berpeluang menang. Kami sudah mengantongi lebih dari 9 kursi. Sehingga kami bisa mengusung pasangan calon,” tegas calon walikota Samarinda itu.

Ia pun mengaku, Gerindra tentu akan mengusung figure yang menurut hasil survey dengan elektabilitas tinggi, karena Gerindra mengusung pasangan calon untuk tujuan menang. “Tidak ada parpol yang gak mau menang ketika mengusung calon. Maka, parpol akan mengambil atau mengusung, calon yang memiliki elektabilitas tinggi, serta memiliki dana yang cukup untuk mendukung kemenangan,” tegas Andi Harun.

Ia tak menyangkal bahwa untuk memenangkan pilkada, apalagi Pilkada Kukar, memerlukan dana yang besar. Bukan berarti untuk money politik, tetapi untuk mendukung operasional pemenangan. “Kukar ini sangat luas wilayahnya. Tentu memerlukan dana yang besar pula untuk menggerakkan motor organisasi pemenangan,” ujar Andi Harun.

KEMBALIKAN FORMULIR - Sekretarias Dewan Syuro DPW PKB Kaltim Untoro Raja menerima Bunda Vita saat pendaftaran di sekretariat DPW PKB Kaltim. 

Bunda Vita pun disebut-sebut sebagai calon kuat memenangkan Pilkada Kukar 2020. Ia memulai aktifitas kampanye dengan angka elektabilitas yang tinggi, mengingat sebelumnya Bunda Vita adalah caleg Partai Demokrat yang banyak melakukan aktifitas kampanye, khususnya pertemuan dengan warga. Ditambah pula dengan dukungan dana yang besar.

“Bunda Vita dapat menjadi kuda hitam di Pilkada Kukar 2020 nanti. Hasil survey mengejutkan. Elektabilitasnya cukup baik sebagai modal awal,” kata Direktur Esa Komunika (Eskom) Kreatif, Eko Satiya Hushada, yang beberapa waktu lalu melakukan survey di Kukar.

Bunda Vita saat ini pun sangat gencar melakukan aktivitas komunikasi, dalam bentuk pertemuan langsung dengan warga, maupun aktivitas pemasangan dan penyebaran alat kampanye, berupa baleho, poster dan brosur. Bunda Vita bisa melakukan aktivitas pertemuan dengan warga hingga lima titik perhari. Ia dikenal sebagai satu-satunya bakal calon bupati Kukar yang giat menemui masyarakat Kukar.

“Alhamdulillah, dari pagi ke pagi saya menemui masyarakat dalam berbagai bentuk kegiatan. Baik kegiatan yang disiapkan oleh tim saya, maupun memenuhi undangan warga,” kata Bunda Vita kepada kopisusu.id, kemarin.

Ia pun merasa bersyukur dan berterima kasih kepada masyarakat Kukar, yang menyambut baik kehadirannya dan bahkan memberikan respon positif terhadap dirinya. “Alhamdulillah ya. Terima kasih kepada masyarakat Kukar atas sambutan yang baik, positif terhadap saya,” ujarnya.

Bunda Vita mudah diterima masyarakat Kukar, karena masyarakat memang masih menginginkan figure pemimpin yang sama dengan Rita Widyasari, perempuan cantik yang pernah memimpin Kukar. Hasil survey Eskom Kreatif September 2019 lalu menyebutkan, sebesar 69% responden masih menginginkan kepemimpinan Rita Widyasari yang juga hampir sama dengan gaya kepemimpinan ayahnya, Syaukani HR, mantan bupati Kukar sebelum Rita.

Lantas, apakah Rita Widyasari akan mendukung pencalonan Bunda Vita? Rita yang pernah ditemui kopisusu.id beberapa waktu lalu mengatakan, akan menyampaikan dukungannya kepada calon bupati Kukar pada waktu yang akan ditentukannya nanti.  “Sabar-sabar dulu. Masih lama Pilkadanya,” kata Rita sambil tertawa.

Selain elektabilitas yang tinggi, didukung dana yang cukup, Bunda Vita juga memiliki kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni. Aktivis sosial kemasyarakatan bergelar doktor ini adalah masyarakat kampus Universitas Indonesia (UI) yang banyak menghasilkan jurnal ilmiah, baik nasional maupun internasional.

Lantas, bagaimana dengan PKB? Partai ini membuka pendaftaran khusus untuk Bunda Vita, di DPW PKB Kaltim. Bunda Vita sudah pernah mengambil formulir, namun belum dikembalikan karena persoalan kesehatan.

Sekretarias Dewan Syuro DPW PKB Kaltim Untoro Raja Bulan menjelaskan, pengembalian formulir pendaftaran melalui DPW PKB Kaltim untuk bakal calon Pilbup Kukar memang dibenarkan. "Terlebih bagi bakal calon yang sudah mengambil formulir pendaftaran," ujarnya. Untoro melanjutkan, di PKB batas pendaftaran adalah pelaksanaan fit and proper test oleh DPP.

Saat ini fit and proper test bakal calon kepala daerah sudah dilaksanakan. Namun bukan untuk Kukar. Untoro menyebut, saat ini fit and proper test gelombang pertama dilaksanakan untuk Samarinda, Bontang, dan Paser. "Sementara untuk gelombang kedua, untuk Kukar, Kubar, dan Kutim," ujarnya. Nah, fit and proper test gelombang kedua tersebut rencananya paling cepat dilaksanakan pada akhir Desember, selambat-lambatnya pada awal Januari 2020. 

Bagaimana dengan Bunda Vita? Apakah diusung namanya ke DPP? "Kami akan bawa nama BUnda Vita," kata Untoro yang juga dikenal sebagai seniman itu.  (mto)

bunda-vitanovita-ikasaricaon-bupati-kukarpkbgerindrakaltimkukar

Baca Juga

Berita Lainnya