Sabtu, 04 Juli 2020 03:06 WIB

Jakarta

Pemerintah: Mulai Hari ini Keluar Rumah Pakai Masker, di Kendaraan Umum Wajib

Redaktur: eko satiya hushada

WAJIB - Bagi pengguna kendaraan umum tak boleh masuk ke halte jika tidak menggunakan masker.

Kopisusu.id – Jika sebelumnya Menteri kesehatan Terawan mengatakan yang tidak sakit tak perlu menggunakan masker, kini, Pemerintah minta agar masyarakat menggunakan masker saat keluar rumah. Hal ini sesuai dengan rekomendasi World Health Organization (WHO) dalam mencegah penyebaran Covid-19.

"Mulai hari ini (Minggu, 5/4/2020), sesuai dengan rekomendasi dari WHO kita jalankan, masker untuk semua. Semua harus menggunakan masker," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus  Corona, Achmad Yurianto di Graha BNPB, Jakarta Timur, Minggu.

Yuri menjelaskan, masyarakat umum dapat menggunakan berbahan dasar kain. Sedangkan tenaga kesehatan wajib mengenakan masker bedah atau masker N95. Menurut dia, penting bagi seluruh masyarakat untuk menggunakan masker. Karena ketika seseorang berada di luar rumah akan ada banyak sekali ancaman penularan virus.

Disarankan, penggunaan masker kain tidak lebih dari empat jam. Setelahnya, masker harus dicuci menggunakan sabun dan air dan dipastikan bersih sebelum dipakai kembali. "Lindungi diri kita, semua menggunakan masker pada saat keluar rumah terutama," ujar Yuri.

Di samping itu, Yuri juga tetap mengingatkan pentingnya jaga jarak pada saat berkomunikasi, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, serta tidak keluar rumah jika tak ada kepentingan yang mendesak. "Karena kita tidak pernah tahu bahwa di luar banyak sekali kasus yang memiliki potensi untuk menularkan ke kita," kata dia.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga meminta masyarakat untuk menggunakan masker saat keluar rumah, yakni masker jenis kain. Bahkan, bagi pengguna kendaraan umum, diwajibkan menggunakan masker.

“Sebaiknya menggunakan masker kain dua lapis. Jangan masker medis, karena itu untuk tenaga medis. Persediaan terbatas. Masyarakat pakai masker kain saja,” kata Gubernur Anies.

Bahkan kepada pihak yang ingin mengadakan kegiatan sosial membagi masker kepada masyarakat, jangan membagikan masker medis. “Untuk pengguna kendaraan umum, wajib menggunakan masker,” tegas Anies, sebagaimana tertuang dalam Memo Gubernur Sabtu (4/4/2020.

Ditegaskan,  penumpang yang tidak menggunakan masker dilarang naik ke kendaraan umum. "Bila tanpa masker, maka tidak diizinkan untuk naik kendaraan umum. Sosialisasikan kebijakan ini kepada penumpang atau warga secara masif di semua halte atau bus, stasiun atau gerbong, dan lain-lain," jelasnya.

 

Anies menyebut sosialisasi massif harus dilakukan pada Senin (6/4/2020) yang nantinya berlanjut kepada penegakkan terhadap pelanggaran yang mulai dilaksanakan sejak Minggu (12/4/2020). (esa)

 

maskeranies-baswedanvirus-corona

Baca Juga

Berita Lainnya