Sabtu, 04 Juli 2020 02:41 WIB

Jakarta

Jumat Besok Mulai PSBB, Gubernur Minta Warga Taat Aturan

Redaktur: eko satiya hushada

TAAT ATURAN - Gubernur Anies Baswedan dalam jumpa pers, Rabu (8/4/2020) sore.

Kopisusu.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingatkan kembali kepada masyarakat, bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di ibukota mulai diberlakukan Jumat (10/4/2020). Gubernur Anies minta agar masyarakat dengan kesadaran penuh melaksanakan PSBB, sehingga dapat semaksimal mungkin menekan penyebaran virus Corona.

“Mari kita ambil tanggung jawab dengan jaga jarak, berada di rumah, keluar pakai masker kain. Insyaallah kita dapat menekan laju penyebaran virus Corona,” kata Gubernur Anies Baswedan dalam keterangan pers di kantor Gubernur, Rabu (8/4/2020).

 PSBB adalah pembatasan kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi Covid-19 untuk mencegah penyebarannya. PSBB dilakukan selama masa inkubasi terpanjang, yaitu 14 hari. Jika masih terdapat bukti penyebaran berupa adanya kasus baru, dapat diperpanjang dalam masa 14 hari sejak ditemukannya kasus terakhir. Hal ini berdasarkan PP Nomor 21 Tahun 2020.

Menurut Gubernur Anies, PSBB ini adalah program perlindungan terhadap warga Negara. Ini dilakukan untuk memastikan agar warga selamat. “Lihat ini dengan kacatama kepentingan umum, kepentingan kita. Bukan program pemerintah untuk pemerintah. Tapi untuk melindungi masyarakat. Laksanakan dengan baik, agar kita selamat. Untuk itu, warga harus taat aturan,” tegas Gubernur Anies.

Ia menambahkan, sore ini baru saja selesai melakukan rapat koordinasi dengan Pemprov Banten dan Jabar, terkait dengan PSBB. Ini karena kawasan ini menjadi satu epicenter penyebaran virus Corona, sehingga perlu upaya bersama dalam menghadapi pandemic virus Corona.  “Agar kita punya kebijakan dan pola yang sama. Kita sedang menggodok aturan-aturan itu. Semoga segera rampung,” tambah Anies.

Gubernur pun kembali mengingatkan kepada masyarakat, wajib menggunakan masker kain jika keluar rumah. Aturannya, berada di dalam rumah. Tapi jika terpaksa harus keluar, amka wajib menggunakan masker kain. Bukan masker medis karena persediaannya terbatas. (esa)

anies-baswedanvirus-coronacovid-19psbb

Baca Juga

Berita Lainnya