Senin, 10 Agustus 2020 03:59 WIB

Jakarta

Sebanyak 1,25 Juta Keluarga di Jakarta dapat Sembako Setiap Pekan

Redaktur: eko satiya hushada

PAKET SEMBAKO - Gubernur Anies Baswedan

Kopisusu.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyiapkan paket sembako untuk 1,25 juta keluarga miskin dan berpotensi miskin, yang mulai dibagikan sejak Kamis (9/4/2020) hari ini. Paket tersebut merupakan bantuan Pemprov DKI kepada warga selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Rencananya, PSBB mulai diterapkan Jumat (10/4/2020) besok, hingga 14 hari mendatang.

“Paket sembako ini mulai dibagi hari ini, dan diberikan satu pekan sekali, untuk 1,2 juta kepala daerah. Lebih tepatnya 1,25 juta kepala daerah,” kata Gubernur Anies Baswedan kepada media, Kamis (9/4/2020).

PSBB adalah pembatasan kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi Covid-19 untuk mencegah penyebarannya. PSBB dilakukan selama masa inkubasi terpanjang, yaitu 14 hari. Jika masih terdapat bukti penyebaran berupa adanya kasus baru, dapat diperpanjang dalam masa 14 hari sejak ditemukannya kasus terakhir. Hal ini berdasarkan PP Nomor 21 Tahun 2020.

Dikatakan, paket sembako tersebut akan diberikan selama masa PSBB, atau dua pekan ke depan. Dengan demikian, paket sembako akan diberikan kepada warga sebanyak dua kali. “Mulai berjalan hari ini. Kita melibatkan Polri dan TNI untuk membagikannya,” jelas Anies.

Paket sembako terdiri dari beras, daging sapi atau ayam, mie instan, biskuit, minyak goreng, sabun hingga masker. Paket ini diharapkan bisa membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi, akibat pandemi Covid-19.

“Paket sembako ini untuk keluarga miskin dan berpotensi miskin di daerah padat penduduk. Sementara untuk yang punya tabungan, yang masih bisa belanja, kita siapkan program belanja dari rumah. Ada 105 pasar di DKI, yang dikelola Pasar Jaya, itu akan mengantar pesanan masyarakat ke rumahnya masing-masing. Silahkan telepon langsung penjualnya, yang mungkin selama ini sudah jadi pelanggannya. Nah, itu diantar oleh PD Pasar Jaya,” jelas Anies.

Soal pembagian sembako, tambah Anies, Pemprov DKI tidak mewajibkan KTP DKI. Semua warga yang berada di Jakarta, keluarga miskin dan berpotensi miskin, akan mendapatkan sembako. “Kalau KTP nya Jakarta, itu lebih bagus. Tapi jika tidak ber KTP Jakarta, ya tetap dibagikan. Karena mereka juga saudara kita,” jelas Gubernur Anies. (esa)

 

gubernur-anies-baswedan

Baca Juga

Berita Lainnya