Senin, 10 Agustus 2020 02:33 WIB

Breaking News

Fahira Minta Pusat Dengarkan Strategi PSBB Jakarta

Redaktur: eko satiya hushada

SINERGI - Fahira Idris

Kopisusu.id -  Anggota DPD RI Fahira Idris minta Pemerintah Pusat mendengar dan mengakomodir konsep Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang ingin dilakukan Jakarta maupun daerah lain. Karena situasi daerah yang berbeda, dengan tujuan sama, yakni menekan bahkan menghapus penyebaran virus corona (Covid-19).

“Perlu adanya kepaduan sikap antara Pemerintah Pusat dan daerah, agar PSBB tersebut dapat berjalan maksimal,” kata Fahira kepada Kopisusu.id, Senin (20/4/2020) malam.  

Dia mengatakan, Pemerintah Pusat harus mendengarkan dan mengakomodasi strategi pemerintah daerah, agar PSBB benar-benar mampu menurunkan angka penularan. Misalnya saja kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang ingin menghentikan semua operasional angkutan umum, namun kemudian dibatalkan oleh Pemerintah Pusat. Dengan pola PSBB yang berlangsung seperti saat ini, ia mengaku pesimis dapat menekan penyebaran virus Corona.

Untuk itu, ia menyarankan agar masa PSBB di Jakarta diperpanjang, disertai dengan evaluasi terhadap pembatasan ruang-ruang interaksi warga.

“Status PSBB di Jakarta perlu diperpanjang. Ini perlu dilakukan jika belum ada gejala penurunan warga yang terinfeksi virus Covid-19. Kemudian, ruang-ruang di mana terjadinya interaksi warga harus mendapat perhatian untuk dievaluasi," tegas Fahira Idris.

Ditambahkan, sektor yang menjadi perhatian utama adalah transportasi umum yang melintasi Jabodetabek seperti KRL. Begitu juga terhadap masih beroperasinya perusahaan di luar delapan sektor yang dikecualikan, perlu dievaluasi.

Soal perusahaan yang bandel ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beberapa waktu lalu melalui jumpa pers menegaskan, akan memberi sanksi kepada perusahaan yang tetap beroperasi. Sanksi berupa pencabutan semua perizinan usahanya.

“Kita tidak boleh main-main dengan urusan virus Corona ini. Aturan yang dijalankan dalam rangka PSBB ini bukan maunya saya, bukan maunya pemerintah Pusat, tapi untuk melindungi rakyat dari ancaman virus Corona. Jadi, saya minta pengertian para pimpinan perusahaan untuk patuh terhadap aturan ini,” tegas Anies beberapa waktu lalu. (esa)

fahira-idrispsbbpemprov-dkidki-jakartaanies-baswedangubernur-jakarta

Baca Juga

Berita Lainnya