Minggu, 27 September 2020 20:02 WIB

Breaking News

Anies: PSBB Jakarta Diperpanjang 28 Hari

Redaktur: eko satiya hushada

KETERANGAN PERS - Anies Baswedan menjelaskan soal perpanjangan PSBB di Jakarta

Kopisusu.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhirnya memutuskan untuk memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), hingga 14 hari ke depan. Alasannya, pergerakan kasus positif Covid-19 tidak mengalami penurunan, walau tingkat pemakaman dengan protokol Covid-19 menurun.

"Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat Jakarta dan pihak lainnya, yang telah mendukung dan melaksanakan ketentuan PSBB dengan baik. Namun masih banyak yang belum disiplin," kata Anies Baswedan membuka keterangan pers, Rabu (22/4/2020) malam.

Dikatakan, data yang dimiliki Pemprov DKI, pergerakan kasus positif Covid-19 ini masih terus bertambah. Kecepatannya pun relatif tetap. sama seperti yang dhadapi negara lainnya. Semua memerlukan waktu untuk bisa selesai. Namun data mengenai pemakaman dengan protokol Covid-19 dalam masa PSBB ini mengalami penurunan yang signifikan. Biasanya selama minggu sebelumnya, angka itu bisa mencapai 50 pemakaman sehari. Dalam beberapa hari belakamgan ini, mencapai 30 sampai 40 pemakaman. 

"Apakah ini trend permanen atau sementara, kita akan pantau terus. Semoga ini angka permanen, artinya menurun," kata Anies.

PSBB adalah pembatasan kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi Covid-19 untuk mencegah penyebarannya. PSBB dilakukan selama masa inkubasi terpanjang, yaitu 14 hari. Jika masih terdapat bukti penyebaran berupa adanya kasus baru, dapat diperpanjang dalam masa 14 hari atau lebih. Hal ini berdasarkan PP Nomor 21 Tahun 2020.

Menurut Gubernur Anies, PSBB ini adalah program perlindungan terhadap warga Negara. Ini dilakukan untuk memastikan agar warga selamat. “Lihat ini dengan kacatama kepentingan umum, kepentingan kita. Bukan program pemerintah untuk pemerintah. Tapi untuk melindungi masyarakat. Laksanakan dengan baik, agar kita selamat. Untuk itu, warga harus taat aturan,” tegas Gubernur Anies.

Ia juga menyinggung soal mereka yang masih cenderung melanggar ketentuan PSBB, melakukan kerumunan massa, termasuk perusahaan yang masih beroperasi. Ia minta agar semua pihak disiplin, sama-sama berdiam di rumah, agar  penyebaran virus Corona ini segera berakhir. Semakin sedikit interaksi, semakin sedikit pula potensi penularan. "Maka, wabah ini akan dapat kita selesaikan, jika kita semua disiplin," ujar Anies.

Atas masukan sejumlah ahli, juga  setelah melakukan diskusi, menurut Anies, Pemprov DKI memutuskan memperpanjang masa PSBB selama hingga 28 hari ke depan . "Artinya, perpanjangan ini akan berlangsung dari tanggal 24 April hingga 22 Mei 2020 mendatang," tegas Anies.

Anies berharap betul masyarakat dan semua pihak agar benar-benar melaksakan ketentuan PSBB, dengan cara disiplin di rumah saja. Untuk lebih mensukseskan PSBB tahap kedua, maka menurut Anies, Pemprov DKI bersama jajaran Polri dan TNI akan meningkatkan bentuk kedisiplinan, baik terhadap perusahaan yang masih beroperasi maupun masyarakat yang masih berkerumun. 

"Hari-hari kemarin sifatnya masih educational (menddik),  diberi peringatan, diimbau. Masih banyak masyarakat yang masih belum menyadari benar mengenai PSBB dan auran-aturannya. Ke depan, tahap edukasi sudah selesai. sekarang adalah fase penegakan. Karena itu, semua yang melanggar, tidak lagi diberi peringatan, tapi langsung ditindak," tegas Anies.

Untuk itu, Anies mengimbau agar jangan sampai ditindak. Laksakan apa yang menjadi kewajiban selama PSBB ini dengan sebaik-baiknya. Perusahaan juga jangan curi-curi. Akan kita tindak," tegas Anies lagi. (esa)

 

psbbgubernur-dki-jakartaanies-baswedanlockdown

Baca Juga

Berita Lainnya