Rabu, 21 Oktober 2020 23:57 WIB

microsite

Curhatan Rahmad Mas'ud tentang kisah hidup beliau

Redaktur:

Wawancara Rahmad Mas'ud tentang kisa hidup beliau

BALIKPAPAN– Calon Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud menyambangi sejumlah Kelompok masyarakat dan mulai berkampanye dalam rangka meraih dukungan dari para pemilih.

Dalam kesempatan itu, Rahmad memperkenalkan dirinya mulai dari data kelahiran, perjalanan hidup, profesinya sebagai pengusaha dan penyebab ketertarikannya untuk terjun ke dunia politik.

“Ada pepatah, Tak Kenal Maka Tak Sayang. Kalau kita sudah kenal apa yang kita bicarakan pasti diterima. Saya kelahiran 12 Mei 1976. Saya tinggal kalau bahasa keren ya new York, alias Kampung Baru di perumahan atas air” Kata Rahmad memperkenalkan diri.

Rahmad mengatakan kehidupan ekonomi keluarga ketika kecil sangat sederhana. Ditambah lagi sang ayah meninggal ketika ia baru taman sekolah sedangkan adik-adiknya masih bersekolah, membuat sosok Rahmad harus menjadi tulang punggung keluarga.

Sehingga ia menampik tegas jika ada yang mengatakan kehidupan ekonomi Rahmad Masud merupakan warisan orangtua sehingga ia tumbuh di tengah keluarga berada dan mapan.


“Saya ceritakan bagaiman kecil saya tinggal kampung atas air, di jembatan yang kata orang itu begitu Texas kalau diterpa angin bisa lepas. Ayah saya meninggal saat saya berusia 19 tahun dan adik-adik saya, Bupati PPU itu masih umur enam tahun. Itu membuat mental pejuang saya untuk tetap membahagiakan keluarga,” Kata Rahmad mengenang.

“Alhamdulillah bapak ibu sekalian apa yang saya peroleh saat ini bukan sim sala bim dari orangtua langsung jadi. Jadi saya tahu betapa pentingnya uang satu rupiah dua rupiah, ” ujar Rahmad Sebagaimana dikutip dari inibalikpapa.com

Kata Rahmad, terjun ke dunia politik juga merupakan amanat dari orangtua. Ia mengingat persis perkataan orangtua saat itu yang meminta agar sang anak bisa tumbuh menjadi sosok yang bermanfaat untuk orang banyak. Orangtua juga selalu mengingatkan anak-anaknya untuk selalu bersedekah, meskipun ada masalah dalam ekonomi keluarga

“Kenapa kami mau menjabat di pemerintahan? Tidak lain adalah bagaimana supaya kami bisa bermanfaat bagi orang banyak. Oleh karena itu bapak ibu pilihlah Rahmad- Thohari karena yakin dan percaya kami mampu memenangkan Pilkada. Bukan pilih karena uang, ” Kata Rahmad yang kemudian disambut riuh tepuk tangan dan sorak dukungan dari hadirin. (Inibalikpapan.com)

Baca Juga

Berita Lainnya